Lebih kurang 30 hari penganut agama islam menjalankan ibadah suci di bulan Ramadhan. Bulan yang sangat dinanti-nanti kedatangannya oleh umat islam. Semua aktivitas ibadah akan dilipatgandakan fahalanya. Bahkan, tidurpun menjadi nilai ibadah jika dilakukan dengan benar.
Bulan ramadhan menjadi jalan atau cara untuk umat islam mengkalibrasi kembali gaya hidup mereka. Mulai dari cara bersosial, cara makan, dan cara meningkatkan etos kerja. Makanya bulan ramadhan dikatakan juga sebagai bulan tarbiyah atau diartikan sebagai bulan pendidikan. Di bulan ramdhan umat islam akan mudah untuk melatih diri menjadi pribadi yang lebih baik dari segala aspek.
Namanya pendidikan pasti tidaklah mudah ada rintangan-rintangan yang harus umat islam hadapi. Meskipun ada semacam jaminan di bulan suci ini gangguan syaitan akan berkurang karena di belenggu. Namun, tantangan itu sering sekali datang dari dalam diri yaitu rasa malas, bosan, dan jemu. Mungkin di awal-awal berpuasa akan mudah untuk menjalani gaya hidup baru. Seiring berjalannya waktu sudah dirasa ada rasa bosa yang menyerbu.
Menghadapi rasa bosan dan jemu akan mempupuk prasa disiplin. Disiplin akan membentuk pribadi yang lebih tangguh dan tidak bergantung dengan perasaan seperti saat kita baru saja mendengar kata-kata motivasi. Itulah mengapa nilai dari kedisiplinan lebih tinggi meskipun perubahan yang terjadi hanya sedikit namun konsisten.
Tapi banyak umat islam justru tidak sanggup konsisten setelah selesai dari bulan suci ramadhan. Ketika 1 syawal sudah datang terjadi perasaan seperti merdeka dan bebas dari belenggu. Hanya sedikit dari mereka yang tetap konsisten menjalankan cara hidup selama ramadhan. Maka menjadi suatu pertanyaan apakah 1 syawal menjadi hari kemenangan atau menjadi awal kekalahan.
Namun, mengapa hal ini bisa terjadi? apakah mungkin kita bisa benar-benar menang? mungkin artikel ini tidak akan membahas dari sisi agama. Admin tidak akan menjelaskan dari ayat ataupun dalil agama karena memang bukan ahlinya. Namun kita membahas dari segi mentalitas/psikologi yang dialami dan juga kebiasaan yang terjadi terutama untuk umat islam yang ada di Indonesia.